INTERNASIONAL
Beranda / INTERNASIONAL / Abdul El-Sayed Menang Pemilihan Senat Michigan, Jadi Muslim Pertama yang Terpilih ke Senat AS

Abdul El-Sayed Menang Pemilihan Senat Michigan, Jadi Muslim Pertama yang Terpilih ke Senat AS

JEJAKREPUBLIK.ID – Abdul El-Sayed, mantan Direktur Kesehatan Masyarakat Wayne County, Michigan, diproyeksikan memenangkan pemilihan Senat Amerika Serikat (AS) dari negara bagian Michigan. Ia mengungguli kandidat Partai Republik, Mike Rogers, dalam pemilihan sela (midterm election) yang berlangsung pada 3 November 2026.

Berdasarkan proyeksi Decision Desk HQ (DDHQ) dan Fox News, kemenangan El-Sayed menjadi salah satu catatan penting dalam dinamika politik Amerika Serikat. Politikus Partai Demokrat tersebut diproyeksikan menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS.

El-Sayed lahir di Michigan dari pasangan imigran asal Mesir. Kemenangannya sekaligus menjadi bagian dari gelombang kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela 2026, yang dilaporkan berhasil merebut kendali kedua kamar Kongres AS.

Persaingan Politik yang Diwarnai Kontroversi

Perjalanan El-Sayed menuju kursi Senat tidak berlangsung mudah. Persaingannya dengan Mike Rogers menjadi salah satu kontestasi paling panas dalam pemilu sela tahun ini.

Empat Penerbangan ke Eropa Diteror Ancaman Bom, Sejumlah Bandara Sempat Ditutup

Kedua kandidat kerap saling melontarkan kritik personal selama masa kampanye. Bahkan, sejumlah pendukung Rogers, termasuk Presiden Donald Trump, turut melontarkan pernyataan bernuansa Islamofobia untuk menyerang El-Sayed.

Kontestasi tersebut juga mencerminkan perbedaan pandangan di internal Partai Demokrat, khususnya antara kelompok moderat dan progresif.

Dalam pemilihan pendahuluan Demokrat pada 4 Agustus 2026, El-Sayed berhasil mengalahkan anggota DPR AS Haley Stevens. Sejumlah tokoh Demokrat sebelumnya mendukung Stevens karena dinilai memiliki peluang untuk menghadapi Rogers dalam pemilihan umum.

Namun, kelompok progresif justru menjadikan kemenangan El-Sayed sebagai pembuktian bahwa kandidat dengan agenda politik progresif tetap memiliki peluang memperoleh dukungan di negara bagian yang selama ini menjadi medan persaingan ketat antara Demokrat dan Republik.

Usung Agenda Ekonomi dan Kesehatan

Dalam kampanyenya, El-Sayed mengandalkan tiga pesan utama, yakni mengurangi pengaruh uang dalam politik, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, serta memperjuangkan program Medicare for All atau layanan kesehatan universal.

Ia juga mengkritik kebijakan tarif perdagangan pemerintahan Trump yang dinilai merugikan perekonomian Michigan, terutama karena Kanada merupakan salah satu mitra ekspor terbesar negara bagian tersebut.

Selain itu, El-Sayed menyoroti sikap Rogers yang dinilainya mendukung perang Amerika Serikat dengan Iran. Konflik tersebut turut menjadi perhatian dalam kampanye karena dampaknya terhadap kenaikan harga bahan bakar.

Menjelang pemungutan suara, Rogers berusaha mengambil jarak dari sejumlah kebijakan ekonomi pemerintahan Trump. Melalui iklan kampanyenya, ia menyampaikan dukungan untuk mengakhiri perang dengan Iran dan mendorong penyelesaian konflik perdagangan dengan Kanada.

Di sisi lain, Rogers menilai program Medicare for All yang diperjuangkan El-Sayed akan membutuhkan anggaran terlalu besar bagi Michigan.

Isu Identitas dan Dukungan Politik

Isu agama dan latar belakang keluarga juga menjadi bagian dari serangan politik terhadap El-Sayed. Rogers beserta sejumlah pendukungnya berupaya mengaitkan El-Sayed dengan Ikhwanul Muslimin, salah satu organisasi Islam yang pernah memiliki pengaruh dalam pemerintahan Mesir.

Mereka menyinggung dukungan El-Sayed pada masa lalu terhadap mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi serta unggahan lama saudara tirinya di media sosial mengenai keterlibatan ibu mereka dengan organisasi tersebut pada era 1970-an.

Namun, El-Sayed telah membantah memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin dan secara terbuka menyatakan tidak terafiliasi dengan organisasi tersebut.

Setelah memenangkan pemilihan pendahuluan, El-Sayed berupaya merangkul kembali berbagai kelompok pemilih Demokrat, termasuk komunitas kulit hitam dan Yahudi. Sejumlah tokoh nasional Partai Demokrat, seperti mantan Presiden Barack Obama dan mantan Wakil Presiden Kamala Harris, turut hadir memberikan dukungan dalam kampanyenya di Michigan.

Sikap El-Sayed terhadap kebijakan pemerintah Israel juga menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian. Dalam debat pada 8 Oktober 2026, ia ditanya mengenai negara yang dianggap lebih mengancam keamanan AS, Israel atau Iran. El-Sayed menilai pertanyaan tersebut sebagai sebuah hipotesis yang tidak tepat dan menyatakan bahwa keduanya sama-sama memiliki potensi ancaman.

Kritiknya terhadap pemerintah Israel sebelumnya juga menjadi isu penting dalam persaingan melawan Haley Stevens pada pemilihan pendahuluan Demokrat.

Dinamika Dukungan Menjelang Pemungutan Suara

Situasi politik semakin menarik ketika Haley Stevens, yang sebelumnya kalah dari El-Sayed dalam pemilihan pendahuluan, justru memberikan dukungan kepada Mike Rogers dua hari sebelum pemilihan umum.

Keputusan tersebut mengejutkan sejumlah kalangan Demokrat. Perselisihan keduanya kembali mencuat setelah Stevens mengkritik sebuah iklan dari kelompok pendukung El-Sayed yang menghubungkan persoalan biaya hidup masyarakat Amerika dengan bantuan militer AS kepada Israel.

El-Sayed menyatakan bahwa kampanyenya tidak terlibat dalam pembuatan iklan tersebut. Ia kemudian menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap isi materi kampanye itu.

Meski demikian, manuver Stevens tidak menghentikan dukungan sejumlah tokoh Demokrat terhadap El-Sayed. Bahkan, beberapa pemimpin partai yang sebelumnya mendukung Stevens kembali menyatakan dukungan kepada El-Sayed menjelang pemungutan suara.

Dengan proyeksi kemenangan tersebut, Abdul El-Sayed mencatatkan sejarah baru dalam politik Amerika Serikat. Ia diproyeksikan menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS, sekaligus membawa agenda politik progresif ke salah satu lembaga legislatif paling berpengaruh di negara tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *